Ambon 03 Maret 2026_Maldy Salampessy selaku Ketua Bidang Kajian Dan Riset BADKO HmI MALUKU PERIODE 2026-2028 menjelaskan bahwa.
Penanganan kasus penikaman terhadap mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pattimura Ambon, hingga kini masih belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Aparat penegak hukum dinilai belum memberikan kepastian terkait penetapan tersangka maupun pengungkapan motif di balik insiden tersebut.
Peristiwa penikaman yang terjadi beberapa waktu lalu tepat pada hari jumat 27 februari kurang lebih sekitar jam 18.00 wit di kawasan kampus desa rumah tiga itu sempat menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di kalangan civitas akademika. Meskipun korban telah mendapatkan perawatan medis dan aktivitas perkuliahan tetap berjalan normal, suasana psikologis mahasiswa disebut masih belum sepenuhnya kondusif ungkap salampessy.
Menanggapi lambannya perkembangan kasus, Salampessy menegaskan agar aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Daerah Maluku (Polda Maluku), segera mengusut tuntas perkara tersebut.
“Sebagai ketua bidang ia menegaskan kepada Polda Maluku agar secepatnya mengusut tuntas permasalahan penikaman terhadap mahasiswa FEB tersebut. Penanganan kasus ini harus dilakukan secara profesional, transparan, dan menyeluruh sesuai dengan proses hukum yang berlaku,” ucap Maldy.
Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada publik guna menghindari munculnya spekulasi dan asumsi liar di tengah masyarakat kampus pada kusunya dan masyarakat sipil pada umumnya.
Sementara itu, pihak Universitas Pattimura menyatakan akan terus bekerja sama dengan aparat keamanan dalam proses penyelesaian kasus tersebut. Koordinasi internal dan penguatan sistem keamanan kampus diklaim telah dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai titik terang penanganan perkara tersebut. Kondisi ini memunculkan kritik dari sejumlah pihak yang menilai langkah penyelesaian belum maksimal.
“Aktivitas perkuliahan memang masih berjalan normal. Namun secara substansi, kami menilai pihak kampus belum mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi hingga saat ini,”
Mahasiswa dan sejumlah elemen kampus berharap aparat penegak hukum dapat segera memberikan kejelasan serta kepastian hukum, sehingga situasi akademik kembali sepenuhnya aman, nyaman, dan kondusif. Ia juga menekankan bahwa penegakan hukum yang tegas akan menjadi langkah penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan dan aparat kepolisian.
Sampai saat ini publik masi menantikan perkembangan resmi dari pihak berwenang terkait kejelasan kepastian dan keadilan hukum dari pihak kampus dan kepolisian daerah tegas Maldy.


