Massa Bakal Duduki Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Tuntut Muhammad Musa’ad Diganti.

Daerah187 Dilihat

farsa – Sejumlah aparat keamanan dari Polres Sorong Kota tampak bersiaga di pintu masuk Kantor Gubernur Papua Barat Daya pada, Rabu (15/3/2023).

Dilansir dari lama TribunSorong.com, sejumlah aparat keamanan tersebut mengantisipasi ujuk rasa yang bakal digelar. Rencana demo telah disebarluaskan oleh berbagai pihak di Kota Sorong.

Isi selebaran itu, demo akan dilakukan selama tiga hari kedepan sejak Rabu (15/3/2023). Demo itu menuntut Presiden mengevaluasi kinerja, hingga mengganti Penjabat Gubernur Muhammad Musa’ad.

Selebaran itu juga menyebut jika selama tiga bulan Penjabat Gubernur Muhammad Musa’ad gagal total memimpin pemerintah di provinsi ke-38 itu.

Diketahui, unjuk rasa tersebut dideklarasi oleh presidium dan percepatan pemekaran provinsi Papua Barat Daya. Koordinator aksi Yanto Amus Ijie mengatakan, aksi damai beragenda evaluasi kinerja Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa’ad itu dipending.

“Pak Pj Gubernur masih di luar kota, jadi kami tunda sampai beliau datang,” katanya. Ia membenarkan jika sesuai surat ijin kepolisian aksi demo itu akan digelar selama tiga hari sejak 15-17 Maret 2023.

Massa katanya akan duduki kantor Gubernur selama tiga hari. Segala atribut unjuk rasa katanya sudah disiapkan. “Jadi kalau tuntutan kami tidak diakomodir sebagaimana mestinya, kami duduki kantor Gubernur,” ucapnya.

Ia mengharapkan tuntutan mereka bisa didengarkan Musaad, karena merekalah yang berjuang dalam pemekraan provinsi terbungsu ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *