Tim Pengabdi UNM Bekali Siswa SMK Negeri 4 Gowa Trik Marketing di Era Digital

Daerah141 Dilihat

GOWA, FARSA.id – Tim pengabdi dari Universitas Negeri Makassar (UNM) membekali siswa SMK Negeri 4 Gowa dengan keterampilan marketing digital melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Mandiri Tahun 2026, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Makassar (LP2M UNM) ini mengangkat tema “Trik Marketing dalam Berbisnis Melalui E-Commerce”. Tim pengabdi dipimpin oleh Himaya Praptani Adys bersama anggota dari Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Program ini hadir sebagai respons terhadap pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Saat ini, jumlah pengguna internet mencapai sekitar 212 juta orang, dengan nilai pasar e-commerce menembus Rp533 triliun dan terus tumbuh setiap tahun. Di sisi lain, lebih dari 21 juta UMKM telah masuk ke ekosistem digital.

Meski demikian, tim pengabdi menilai pemanfaatan teknologi di kalangan siswa masih belum optimal. Banyak siswa telah memiliki akses internet, tetapi belum memahami strategi dasar pemasaran digital, termasuk cara kerja algoritma marketplace dan teknik optimasi produk.

Pelatihan dari Dasar hingga Praktik

Dalam pelatihan ini, siswa diperkenalkan pada berbagai kanal digital, mulai dari marketplace seperti Shopee dan Tokopedia, hingga social commerce seperti TikTok dan Instagram. Tim juga mengenalkan chat commerce melalui WhatsApp Business sebagai sarana komunikasi langsung dengan pelanggan.

Tim pengabdi menekankan pentingnya memahami algoritma platform agar produk mudah ditemukan. Siswa dilatih membuat judul produk berbasis SEO dengan formula [Kata Kunci] + [Spesifikasi] + [Manfaat] + [Brand].

Selain itu, peserta mempelajari teknik copywriting menggunakan pendekatan AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Metode ini membantu siswa menyusun deskripsi produk yang menarik dan persuasif.

Strategi penetapan harga juga menjadi materi penting. Tim memperkenalkan konsep charm pricing, anchor pricing, dan bundle pricing untuk meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen.

Tim Pengabdi UNM Bekali Siswa SMK Negeri 4 Gowa Trik Marketing di Era Digital

Dorong Siswa Jadi Pelaku Bisnis Digital

Tim pengabdi juga membagikan berbagai insight praktis. Foto produk berkualitas, misalnya, dapat meningkatkan peluang penjualan secara signifikan. Respons cepat terhadap pelanggan juga berpengaruh pada rating toko.

Selain itu, siswa dikenalkan pada fitur live shopping dan konten FYP di TikTok yang dapat meningkatkan visibilitas produk. Konsistensi dalam mengunggah produk juga dinilai sebagai kunci pertumbuhan toko online.

Ketua tim, Himaya Praptani Adys, menegaskan bahwa e-commerce bukan sekadar platform jual beli, tetapi ekosistem bisnis yang terbuka bagi siapa saja.

“E-commerce bukan hanya tempat berjualan, tetapi peluang besar yang bisa dimanfaatkan sejak sekarang. Kesuksesan bisa dimulai dari langkah kecil hari ini,” ujarnya.

Menurutnya, siswa SMK merupakan kelompok strategis karena akrab dengan teknologi, memiliki minat berwirausaha, dan berada pada usia produktif untuk memulai bisnis.

Program ini juga sejalan dengan upaya mendorong generasi muda agar lebih produktif dalam memanfaatkan teknologi digital, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis kewirausahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *