farsa – Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa’ad melantik Panitia Pemilihan dan Panitia Pengawas Pemilihan Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya periode 2023-2028, yang berlangsung di Rylich Panorama Hotel Sorong, Jumat malam (10/3).
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa’ad mengatakan, panitia pemilihan dan panitia pengawas pemilihan anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya terdiri dari unsur akademisi, pemerintah dan juga masyarakat. Sedangkan panitia pengawas terdiri dari tiga unsur yaitu unsur Kejaksaan, Kepolisian dan masyarakat.
Dijelaskannya, tugas dari panitia pemilihan adalah merencanakan penyelesaian Pemilihan Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat Daya, memfasilitasi pembentukan panitia seleksi ditingkat kabupaten/kota terkait dengan tahapan pemilihan unsur adat dan perempuan, memfasilitasi tahapan musyawarah pembagian kuota bagi kursi perwakilan lembaga keagamaan Kristen, Katholik dan Islam, memfasilitasi pelaksanaan proses musyawarah lembaga-lembaga keagamaan untuk perolehan perwakilan masyarakat agama.
Kemudian mengoordinasikan dan mengendalikan semua tahapan pelaksanaan pemilihan calon anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat Daya, menetapkan hasil pemilihan calon anggota terpilih Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat Daya, mengajukan hasil pemilihan masing-masing unsur perwakilan adat, perwakilan perempuan dan agama kepada Menteri Dalam negeri melalui Gubernur Papua Barat daya. Selanjutnya melakukan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pemilihan Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya.
“Sedangkan panitia pengawas bertugas mengawasi semua tahapan pelaksanaan pemilihan, menerima laporan pelanggaran pelaksanaan pemilihan, menyelesaikan sengketa yang bersifat administrasi dalam pelaksanaan pemilihan dan meneruskan temuan yang berindikasi tindak pidana kepada pihak yang berwenang,” ungkapnya semalam.
Musa’ad berharap panitia pemilihan dan juga panitia pengawas dapat bekerja baik, supaya menghasilkan figur-figur yang masuk menjadi anggota MRP Provinsi Papua Barat Daya adalah betul-betul memiliki track record yang bagus, kualitasnya bagus dan paham benar tentang apa tugas dan tanggung jawabnya.
“Sehingga kita inginkan dari Provinsi Papua Barat Daya lahir sosok dan kemudian mengisi Majelis Rakyat Papua yang betul-betul bisa memberikan manfaat bagi rakyat dan bisa memperjuangkan proteksi perlindungan terhadap orang asli papua, keberpihakan terhadap hak asasi orang asli papua dan pemberdayaan kepada orang asli papua,” pungkasnya.
Ditambahkannya, anggota pemilihan dan pengawas pemilihan harus bekerja cepat menyusun berbagai aturan yang berhubungan dengan proses pemilihan anggota MRP Provinsi Papua Barat Daya. Mengingat pada tanggal 1 Juni 2023 mendatang, Menteri Dalam Negeri akan melakukan safari untuk pelantikan anggota MRP dan rencananya akan dimulai dari Provinsi Papua Barat Daya.
(https://kumparan.com/)






