INSIDEN PENIKAMAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON

Berita1797 Dilihat

SENIN 02 MARET 2026_Sekertaris DPMF menyampaikan klarifikasi terkait insiden penikaman terhadap salah satu pengurus dpmf ekonomi dan bisnis unpatti ambon yang juga berstatus sebagai kader HmI aktif cabang ambon.

kronologis secara sistematis ialah Terjadinya penikaman mahasiswa ekonomi unpatti bermula pada saat di selenggarakan rapat kerja DPMF pada hari Jumat 27 februari 2026, sesuai perintah langsung dari pimpinan fakultas agar DPMF secepatnya menjalankan rapat kerja(raker) sebab dua bulan pasca pelantikan dpmf tidak menjalankan rapat kerja, dengan alasan karena sekretaris dpmf yang terus menanyakan kapan ketua dpmf bisa menjalankan rapat kerja kepengurusan, namun saja tidak di respon secara positif. maka sesuai intruksi wakil dekan III harus di percepat raker, maka raker harus tetaplah berjalan.

Tiba pada waktu saat forum raker berlangsung, ada sekitar 25 pengurus dpmf yang hadir dalam raker tersebut. Rapat kerja di pimpin langsung oleh “Muhammad Dzunun Almuluk Rahanyamtel” sebagai sekretaris DPMF(sekwan) dan di dampingi oleh senthia pattipeiluhu sebagai bendahara DPMF(benwan) yang tidak dihadiri ketua dpmf. ketika raker sedang berlangsung, salah satu peserta pengurus DPMF dari bidang legislasi inisial S memberikan intrupsi untuk mempertanyakan legalitas pimpinan sidang, bagi dirinya yang harus menjadi pimpinan sidang ialah ketua DPMF(kewan). Salah satu peserta DPMF bidang legislasi juga inisial D menjelaskan bahwa ketua DPMF telah memberikan hak prerogatifnya untuk menunjuk Kabid kelembagaan. Pernyataan itupun ditanggapi langsung dengan tegas oleh sekretaris DPMF(sekwan) bahwa hak prerogratif  yang di lakukan kewan sangatlah cacat prosedur, sebab tidak ada pemberitahuan resmi untuk melakukan musyawarah mufakat agar menggantikan sementara ketua DPMF. Ia menyampaikan juga bahwa langkah prerogratif yang sudah di ambil ketua dpmf dengan ini akan sendirinya menggugurkan status anggotanya sebagai pengurus kelembagaan mahasiswa sesuai aturan kampus tentang PPLK, sebab dpmf secara internal tidak memiliki aturan khusus yakni ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA, maka pondasi hukumnya ialah peraturan rektor. Ia menegaskan juga soal legalitas pimpinan sidang yang seharusnya ada format aturan yang mengatur namun saja tidak ada maka sesuai intruksi pimpinan fakultas raker harus tetap dijalankan. setelah sekwan menjelaskan kepada peserta forum, raker pun di lanjutkan.

pada saat sidang pleno satu tentang pembacaan tata tertib(tatib) berjalan, tiba-tiba seorang mahasiswa yang tak di kenal masuk kedalam forum raker dan mengatasnamakan dirinya sebagai pengurus dpmf, ketika di tanya langsung oleh pimpinan sidang tentang identitasnya , peserta itu pun kebingungan, pimpinan sidang yang mencurigai peserta tersebut langsung memerintahkan salah satu peserta lain yang juga pengurus dpmf untuk melacak identitasnya , tiba-tiba salah satu peserta inisial D yang tadinya memberikan intrupsi kepada pimpinan sidang langsung mengangkat kursi dan melempar ke arah kepala sekretaris dpmf sebanyak dua kali. sekretaris dpmf sebagai pimpinan sidang melihat kondisi forum yang sudah tidak kondusif mengambil langkah langsung untuk menscorsing forun raker.

pada saat pengurus dpmf mulai keluar dari ruangan tiba-tiba di hadang langsung oleh dua dosen yang menyalahkan pengurus saat menendang pintu dan memaksakan untuk masuk kedalam ruangan , tiga teman dari sekwan yang juga pengurus dpmf mulai merasa jengkel saat mendengar dan langsung berdebat dengan dosen tersebut, bagi mereka tidak ada yang keluar untuk menendang pintu ruangan sebab itu bagian dari sifat premanisme, malahan yang ingin merusak fasilitas fakultas ialah peserta yang mengambil kursi untuk melempar kepala sekretaris dpmf dalam forum raker. semua pun mulai bubar, pengurus dpmf yang muslim keluar untuk mempersiapkan diri berbuka puasa.

ketika sampai di pelataran fakultas, salah satu mahasiswa muslim yang juga pengurus dpmf mengatakan untuk pergi mencari makanan takjil berbuka”, tiba-tiba sekelompok massa yang juga teridiri dari beberapa orang pengurus dpmf yang sekaligus berstatus sebagai kader aktif gmki datang menyerang teman-teman muslim dari dpmf . teman-teman muslim dpmf yang juga berstatus sebagai kader HmI aktif sangatlah tidak menerima tindakan yang di berikan. bagi mereka massa aksi yang menyerang sudah mengganggu aktivitas menjelang buka puasa . adu pukulan pun terjadi. perkelahian terjadi sampai di luar kampus, sehingga terjadilah penikaman terhadap salah satu pengurus dpmf yang juga berstatus sebagai kader hmi, dan oknum penikaman sampai saat ini belum di ketahui identitasnya kata ungkap djunun.

Djunun selaku sekretaris dpmf menegaskan bahwa bagi dirinya masalah ini sebenarnya berawal dari masalah internal dpmf.
sekretaris dpmf juga tidak menerima tindakan yang ingin mencederai dirinya saat forum raker berjalan dan penyerangan terhadap teman-temannya yang juga pengurus dpmf sampai pada penikaman. bagi sekwan ,sebagai mahasiswa harusnya memberikan argumentasi yang rasional bukan menunjukan tindakan premanisme.

sekretaris dpmf juga mendesak para pimpinan fakultas maupun universitas agar secepat mungkin mengatasi masalah yang terjadi dan memberikan sanksi berat sesuai aturan rektor kepada para pemicu konflik yang terdaftar sebagai mahasiswa.

sekretaris dpmf juga menyampaikan adanya kekeliruan penyampaian dalam menggambarkan kronologi kejadian dari berbagai pihak organisasi eksternal mahasiswa maupun internal kampus terkait masalah penikaman tersebut.

Sebagai pimpinan Sekretaris DPMF mengharapkan penuh agar masalah ini cepat tuntas di selesaikan ucap Dzunun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *