189 Mahasiswa Universitas Wira Bhakti KKN-KKP di Gowa, Fokus Pemberdayaan Desa

Berita302 Dilihat

GOWA, FARSA.ID – Universitas Wira Bhakti Makassar secara resmi melaksanakan pembekalan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Kuliah Kerja Profesi (KKP) Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 29–30 Desember 2025, dengan melibatkan sebanyak 189 mahasiswa yang akan menjalankan pengabdian di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pelepasan mahasiswa tersebut menjadi bagian dari komitmen Universitas Wira Bhakti dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Para mahasiswa diharapkan mampu menjadi jembatan antara dunia akademik dan realitas sosial yang dihadapi masyarakat di tingkat desa.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Wira Bhakti Makassar, Dr. Muh. Asdar, SE., MM., dalam arahannya menegaskan bahwa program KKN dan KKP bukan sekadar agenda akademik rutin, melainkan wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan.

“KKN bukan hanya kegiatan formal tahunan, tetapi merupakan proses pembelajaran sosial yang nyata. Mahasiswa diharapkan mampu membaca persoalan masyarakat, menggali potensi lokal, serta menawarkan solusi yang relevan dan berkelanjutan,” ujar Dr. Muh. Asdar.

Ia menjelaskan, dari total 189 peserta, sebanyak 165 mahasiswa mengikuti program KKN dan 24 mahasiswa lainnya menjalani KKP. Seluruh peserta akan ditempatkan secara proporsional di 19 posko yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Gowa, yakni Kecamatan Tinggimoncong, Parangloe, dan Parigi.

“Di Kecamatan Tinggimoncong akan ditempatkan 66 mahasiswa, Kecamatan Parangloe 54 mahasiswa, dan Kecamatan Parigi sebanyak 45 mahasiswa. Sementara 24 mahasiswa KKP akan menjalankan program profesi sesuai bidang keilmuannya,” jelasnya.

Dr. Muh. Asdar menekankan pentingnya mahasiswa menjaga etika akademik, sopan santun, serta menjunjung tinggi kearifan lokal selama berada di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan agar mahasiswa mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Menurutnya, program kerja KKN dan KKP hendaknya disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat desa. Fokus kegiatan diarahkan pada sektor-sektor strategis seperti pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, pelestarian lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di desa.

“Mahasiswa harus peka terhadap kondisi sosial di lokasi penempatan. Program yang dijalankan tidak boleh bersifat seremonial, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Wira Bhakti Makassar, Dr. Ir. Abdul Haris, ST., SE., M.Si., menyampaikan bahwa KKN merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan sosial, kemampuan manajerial, serta kepemimpinan di lapangan.

“Kuliah Kerja Nyata adalah bentuk konkret pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa belajar memahami persoalan desa, berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta berkontribusi dalam upaya peningkatan kualitas hidup warga,” kata Abdul Haris.

Ia menambahkan, salah satu fokus utama KKN Universitas Wira Bhakti di Kabupaten Gowa adalah peningkatan kualitas pendidikan. Mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi melalui berbagai kegiatan edukatif, seperti bimbingan belajar, penyuluhan pendidikan, literasi digital, serta pengenalan teknologi kepada siswa dan masyarakat.

“Hasil pengabdian masyarakat selama ini menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa KKN mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dan membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya pendidikan sebagai investasi masa depan,” ujarnya.

Rektor juga berharap pengalaman KKN dan KKP dapat membentuk karakter mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan daerah.

“Ketika lulus nanti, mahasiswa Universitas Wira Bhakti diharapkan tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemauan untuk membantu masyarakat dengan ilmu yang dimiliki,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, Universitas Wira Bhakti Makassar optimistis program KKN-KKP ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi pembangunan desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gowa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *