Musa’ad : Program 100 Hari Kerja Sudah Saya Lakukan Di Papua Barat Daya

Berita, Daerah363 Dilihat

farsa – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa’ad enggan berkomentar banyak terkait tudingan miring perihal dirinya gagal selama memimpin Papua Barat Daya.

Menurutnya, yang berhak menilai gagal atau suksesnya saat mengemban jabatan sebagai Pj Gubernur Papua Barat Daya adalah pemerintah pusat.

“Saya dinilai gagal dalam menjalankan pemerintahan di Papua Barat Daya, lantas mereka tahu indikatornya tidak,” ujar Musa’ad, Sabtu (18/3/2023).

Ia mempertanyakan, indikator gagal yang diukur dengan masa jabatan yang hanya tiga bulan itu.

“Kalau menyangkut kepemimpinan sebagai Pj Gubernur biarlah Jakarta yang menilai, apakah saya gagal atau tidak?” tegasnya.

Menurutnya, meskipun menjadi Provinsi ke-38 di Indonesia, Papua Barat Daya sudah berlari lebih jauh dari pada daerah lain ada di Tanah Papua.

Mulai dari pelantikan KONI, pembentukan MRPBD, RKPD, RPD hingga APBD semuanya telah dibuat dan dievaluasi.

“Semua yang ada dalam program 100 hari kerja, sudah saya lakukan di Papua Barat Daya,” tuturnya.

 

https://papuabarat.tribunnews.com/2023/03/18/dituding-gagal-memimpin-papua-barat-daya-selama-3-bulan-muhammad-musaad-tahun-indikatornya-tidak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *